kenali 2 macam jenis oli motor ini.

Oli termasuk dalam jenis oli, lebih tepatnya itu adalah oli pelumas yang digunakan khusus untuk melembutkan mesin. Perbedaan mendasar antara oli motor dan jenis oli lainnya adalah viskositas oli terlalu tinggi.
Kemudian, setelah digunakan, oli akan berubah menjadi hitam. Sedangkan oli lainnya tidak berubah warna.

Keberadaan oli ini tidak pernah putus pada waktunya, karena sebenarnya oli ini memiliki fungsi yang sangat penting bagi kendaraan. Oli akan merawat mesin kendaraan dengan baik karena akan membuatnya lebih licin, sehingga gaya gesekan bisa lebih stabil.

Karena alasan ini, penggantian oli sangat penting dalam rutinitas agar mesin selalu terjaga. Bahkan tidak terlambat untuk melupakan ganti oli, karena akan merusak mesin. Mesin akan mati kelaparan karena kebutuhan akan oli yang tidak mencukupi. Akibatnya, gaya gesekan antara motor menjadi kurang stabil dan menyebabkan panas berlebih.

Karakteristik minyak yang kita tahu adalah hitam, itu adalah minyak yang digunakan. Sebenarnya minyaknya kuning dan bening, tidak keruh. Ada juga warna lain tergantung pada jenis oli itu sendiri.
Berikut adalah jenis minyak yang harus kita ketahui:

  1. minyak mineral

    Minyak jenis ini adalah minyak yang diperoleh dari pengeboran minyak. Oli ini diambil langsung dari oli, yang kemudian diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan oli berkualitas dan sangat bagus untuk mesin. Namun, penggunaan minyak sangat jarang, karena sebenarnya itu adalah perkembangan zaman, sehingga konsumen telah pindah ke minyak sintetis.

    Tetapi sebelum minyak sintetis muncul, minyak mineral menjadi pelumas utama yang sangat dicari. Ini karena pada saat itu, kebutuhan oli motor masih sangat jarang karena sepeda motor masih merupakan barang tersier atau barang mewah.

    Hasil akhir dari minyak mineral ini murni hasil dari pengeboran minyak, sehingga dijamin hasilnya sangat alami. Kandungan mineralnya masih sangat tebal. Dapat dikatakan bahwa jenis minyak ini adalah minyak murni asli (sebenarnya merupakan pendahulu dari minyak).
  2. Minyak sintetis.

    Minyak ini adalah jenis minyak polyalphaolifin modern yang banyak digunakan saat ini. Oli motor magnetik juga termasuk dalam minyak sintetis. Minyak sintetis ini adalah minyak yang berasal dari minyak mineral, sehingga warnanya lebih cerah dan teksturnya lebih bersih. Minyak ini dipilih langsung dari minyak mineral dan ditambahkan dengan aditif sebagai campuran untuk mendapatkan oli motor terbaik.

    Oli sintetis ini telah dipilih oleh banyak orang karena telah terbukti efektif dalam perawatan mesin yang tepat. Seperti pada minyak federal Matic, yang memiliki campuran aditif khusus untuk merawat mesin sepeda motor, yaitu molibdenum. Aditif inilah yang membuat kinerja mesin sepeda motor lebih efektif


    Ada dua jenis oli motor yang perlu kita ketahui, oli mineral dan oli sintetis. Keduanya digunakan sebagai oli pelumas di mesin mesin. Keduanya memiliki sifat dan kelebihan sendiri. Gunakan oli terbaik untuk kinerja engine maksimum. Jangan lupa beli oli motor yang cocok untuk jenis motor yang kita miliki. Jika motor kami adalah motor, maka oli juga harus oli motor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *